Panglimanews.com– DPRD Kabupaten Takalar menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi untuk dibahas lebih lanjut melalui Panitia Khusus (Pansus) dalam rapat paripurna yang digelar di Ruang Sidang DPRD Takalar, Senin (8/6/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Takalar, Padel Achmad, didampingi Wakil Ketua II DPRD, Irwan.
Agenda utama meliputi pemandangan umum fraksi-fraksi serta jawaban Bupati Takalar terhadap Ranperda inisiatif pemerintah daerah tersebut.
Hadir dalam rapat tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD, perwakilan TNI-Polri, Kejaksaan Negeri Takalar, camat se-Kabupaten Takalar, serta unsur media dan lembaga swadaya masyarakat.
Dalam penyampaian pemandangan umum, seluruh fraksi di DPRD menyatakan persetujuan agar Ranperda tersebut dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya.
Meski menyetujui, masing-masing fraksi tetap memberikan sejumlah catatan, masukan, dan saran untuk penyempurnaan substansi regulasi.
Sebagai tindak lanjut, DPRD Takalar menetapkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) yang akan membahas Ranperda tersebut secara lebih rinci sebelum ditetapkan menjadi peraturan daerah.
Bupati Takalar, Daeng Manye, dalam jawabannya menyampaikan apresiasi atas sikap seluruh fraksi DPRD yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan investasi.
Ia menegaskan bahwa regulasi tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi investor, memperkuat iklim usaha, serta membuka lapangan kerja baru di Kabupaten Takalar.
“Ranperda ini menjadi instrumen penting untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Dengan disetujuinya Ranperda tersebut pada tahap awal pembahasan, pemerintah daerah dan DPRD Takalar melanjutkan proses legislasi sebagai bagian dari upaya mempercepat pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.






