Panglimanews.com– Jasad seorang warga Desa Salama, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, yang telah dimakamkan selama 28 tahun, ditemukan masih utuh saat makamnya dibongkar untuk proses pemindahan oleh pihak keluarga.
Pembongkaran makam dilakukan pada Rabu (10/12/2025) dan disaksikan langsung oleh warga serta tetangga almarhum. Momen tersebut direkam oleh warga dan kemudian viral di media sosial pada Jumat (12/12/2025).
“Masya Allah, Daeng Akil meninggal dan dikubur sejak 28 tahun lalu, tapi jasad beliau masih utuh dan kain kafannya bersih. Entah amalan apa yang beliau lakukan semasa hidup sehingga jasadnya tetap utuh, bahkan masih lemas dan berbau wangi,” tulis Hatyna Umaar, tetangga almarhum, dalam unggahan Facebook yang memperlihatkan proses pemindahan jenazah.
Proses pemindahan makam dilakukan atas permintaan anak almarhum yang ingin memindahkan jasad Daeng Akil ke Desa Bakka, Kecamatan Sabbang, agar dimakamkan berdekatan dengan makam istrinya.
“Dipindahkan supaya dekat kuburan istrinya,” ujar Hatyna.
Saat diangkat ke ambulans, jasad Daeng Akil disebut masih dalam kondisi baik, berbau wangi, dan kain kafannya tetap bersih.
Warga mengenang almarhum sebagai sosok dermawan dan ringan tangan membantu sesama. Semasa hidup, Daeng Akil dikenal sering membantu warga yang kesulitan biaya pendidikan.
Selain itu, ia juga dikenal sebagai sosok yang taat beribadah dan tidak pernah meninggalkan salat lima waktu meski bekerja sebagai sopir travel maupun berkebun.
“Daeng Akil itu taat beribadah dan tidak pernah meninggalkan salat lima waktu,” ungkap salah satu kerabat.
Video viral tersebut menuai banyak komentar dari warganet.
“Masya Allah, tubuh almarhum masih utuh. Amal apa yang beliau lakukan sehingga bisa seperti ini setelah 28 tahun?” tulis seorang netizen.
“Masya Allah… amalan apa yang membuat Allah sedemikian cinta kepada beliau,” komentar warganet lain.
“Subhanallah, kuasa Sang Pencipta,” ujar pengguna lainnya.
“Subhanallah… semoga orang tua kita yang telah pergi juga seperti ini. Amin,” tambah netizen lain.
Editor : Darwis






