Bupati Takalar Peringatkan ASN: Tak Ada Ruang untuk Jual Beli Jabatan!

Bupati Takalar Peringatkan ASN: Tak Ada Ruang untuk Jual Beli Jabatan!
Bupati Takalar Peringatkan ASN: Tak Ada Ruang untuk Jual Beli Jabatan!

Panglimanews.com– Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, mengeluarkan peringatan keras dalam apel pagi ASN di Halaman Kantor Bupati Takalar.

Dalam pidatonya yang tegas, ia menegaskan komitmen untuk membangun birokrasi bersih, disiplin, dan bebas praktik transaksional.

Bacaan Lainnya

Saya tegaskan dari awal: tidak ada jual beli jabatan! Semua harus berbasis kompetensi, kinerja, dan integritas,” tegas Bupati di hadapan ratusan ASN dan pejabat struktural.

Firdaus menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menyuruh siapa pun meminta imbalan untuk posisi jabatan. Ia menegaskan jika ada yang melakukannya, maka itu ilegal dan akan ditindak tegas.

Peringatan ini menanggapi isu-isu liar soal dugaan praktik politik transaksional di lingkungan ASN.

Disiplin ASN Mulai Terlihat, Tapi Jangan Cepat Puas

Bupati juga mengapresiasi perkembangan positif di tubuh ASN Pemkab Takalar, khususnya dalam hal kedisiplinan dan etika kerja.

Ia menyebut telah terjadi perbaikan dalam hal kerapian, ketertiban, hingga semangat kerja para aparatur.

“Ini awal yang bagus, tapi jangan cepat puas. Kita harus terus bertransformasi ke arah birokrasi yang bersih dan melayani,” ujarnya.

Takalar Masuk Tahap I Proyek Nasional, Siap Disorot Pusat

Dalam kesempatan itu, Firdaus juga mengumumkan capaian Takalar yang masuk dalam tahap I program Sekolah Rakyat dan Koperasi Merah Putih — dua program nasional prioritas yang rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden RI pada 19 Juli mendatang.

“Dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, hanya 8 yang lolos tahap I. Dan dari 550 lebih kabupaten/kota se-Indonesia, hanya 92 yang masuk. Takalar salah satunya. Ini bentuk kepercayaan pusat pada kinerja kita,” jelasnya.

Kerja ASN Harus Punya Nilai Spiritual

Bupati juga menekankan bahwa bekerja di pemerintahan bukan sekadar rutinitas, tetapi tanggung jawab yang mengandung nilai-nilai spiritual.

“Datang pagi pulang sore bukan ukuran utama. Yang penting adalah bagaimana anda memahami tanggung jawab pelayanan. Ini bukan hanya soal tugas, tapi soal pengabdian,” tandasnya.

Apel pagi tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, para pejabat eselon II, camat, kepala desa, lurah, kepala sekolah, kepala puskesmas, dan seluruh ASN lingkup Pemkab Takalar.

Editor : Darwis
Follow Berita Panglimanews.com di Tiktok

Pos terkait