Panglimanews.com- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, bersama Wakil Bupati Takalar Dr. H. Hengky Yasin, S.Sos., MM, jajaran Forkopimda, serta Sekda Takalar Dr. Muhammad Hasbi, S.STP., M.AP., M.Ikom, melaksanakan ziarah ke makam istri dan ibunda Sultan Hasanuddin di Desa Punaga, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Jumat (8/8/2025).
Bupati Takalar, Daeng Manye, mengatakan ziarah ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas perjuangan para pahlawan bangsa.
“Agenda ini untuk mengenang para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan Republik Indonesia. Mari kita jaga situs bersejarah ini dan terus mengingat jasa para pahlawan kita,” ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk terus mempertahankan serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif yang bermanfaat bagi pembangunan bangsa.
“Kemerdekaan harus kita isi dengan kerja nyata, menjaga keutuhan, dan mendorong kemajuan Indonesia,” tambahnya.
Senada, Wakil Bupati Takalar, Hengky Yasin, menegaskan bahwa ziarah ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk meneladani semangat juang para pahlawan.
“Mari kita maknai kemerdekaan dengan lebih baik, serta melanjutkan perjuangan mereka untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Punaga menyampaikan apresiasinya atas kehadiran pimpinan daerah di desanya.
“Desa Punaga memiliki potensi besar, mulai dari peternakan, perikanan, hingga pariwisata. Pantai pasir putih kami bisa dikembangkan lebih jauh. Selain itu, desa ini juga punya nilai sejarah karena menjadi tempat lahirnya pahlawan nasional Sultan Hasanuddin,” ungkapnya.
Ia berharap dukungan pemerintah dapat mempercepat pengembangan potensi dan pelestarian sejarah di Punaga.
“Tanpa dukungan pemerintah, potensi sebesar apa pun sulit berkembang,” imbuhnya.
Selain berziarah, rombongan Bupati dan Wakil Bupati Takalar juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako untuk warga Punaga, serta bantuan uang senilai Rp10 juta untuk pembangunan masjid di desa tersebut.
Editor : Darwis






