Panglimanews.com– Momen Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia membawa haru dan harapan baru bagi ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar.
Sebanyak 320 narapidana resmi menerima remisi umum, bahkan lima orang di antaranya langsung menghirup udara bebas. Upacara pemberian remisi dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM, pada Minggu (17/8/2025), di Aula Lapas Takalar.
Acara tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda Takalar, Ketua DPRD, pimpinan instansi vertikal, TP PKK, serta keluarga besar Lapas Takalar.
Dalam sambutannya, Bupati membacakan pidato seragam Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI. Ia menegaskan bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya milik masyarakat umum, tetapi juga warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.
“Remisi ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi, disiplin, dan partisipasi aktif warga binaan dalam mengikuti program pembinaan. Ini bukan hadiah gratis, tapi hasil dari perubahan sikap dan perilaku,” tegas Daeng Manye.
Ia juga berpesan agar para penerima remisi memanfaatkan kesempatan ini untuk benar-benar memperbaiki diri.
“Gunakan kesempatan ini untuk memperbaiki diri, ikuti semua program pembinaan dengan sungguh-sungguh, dan jadilah pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Takalar, Mansur, S.Sos., M.Si, dalam laporannya memaparkan bahwa saat ini jumlah penghuni Lapas mencapai 549 orang, terdiri dari 482 narapidana dan 67 tahanan.
Dari jumlah tersebut, 315 narapidana mendapat Remisi Umum I (pengurangan masa hukuman), sedangkan 5 orang lainnya memperoleh Remisi Umum II yang membuat mereka langsung bebas.
“Remisi bukan semata-mata pengurangan hukuman, tapi bentuk penghargaan atas perilaku baik dan kemajuan selama masa pembinaan,” jelas Mansur.
Ia juga memberikan pesan khusus kepada mereka yang langsung bebas agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu dan mampu menjadi pribadi yang lebih berguna bagi keluarga serta masyarakat.
Di penghujung acara, Bupati Takalar menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemasyarakatan dan mitra kerja atas dukungan mereka dalam pembinaan warga binaan.
“Mari kita jadikan kolaborasi ini sebagai bentuk sinergi lintas sektor yang inklusif dan partisipatif untuk menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis,” pungkasnya.
Editor : Darwis
Follow Berita Panglimanews.com di Tiktok






