Sekda Buka Festival Kuliner dan Ekraf Takalar 2026, Dorong Promosi Kuliner Khas Lebih Masif

Sekda Buka Festival Kuliner dan Ekraf Takalar 2026, Dorong Promosi Kuliner Khas Lebih Masif
Festival tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muhammad Hasbi

Panglimanews.com- Pemerintah Kabupaten Takalar melalui Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) menggelar Festival Kuliner dan Pameran Ekonomi Kreatif (Ekraf) Takalar 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Alun-alun Panrannuangku dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-66 Kabupaten Takalar.

Bacaan Lainnya

Festival tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, yang mewakili Bupati Takalar.

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa Takalar memiliki potensi besar di sektor ekonomi kreatif yang berasal dari karya putra-putri daerah.

Berbagai produk unggulan seperti kerajinan badik, anyaman tanah liat, hingga songkok guru menjadi bukti kekayaan kreativitas lokal.

Tak hanya itu, kuliner khas Takalar juga dinilai memiliki daya saing tinggi. Beberapa di antaranya seperti olahan telur ikan terbang, coto Makassar yang disebut berasal dari wilayah Sanrobone, serta jagung khas yang dimasak dengan tebu, lawi-lawi, dan rumput laut.

“Potensi kuliner khas Takalar ini harus terus dipromosikan secara luas agar semakin dikenal dan mampu menarik minat masyarakat untuk datang dan membeli,” ujar Sekda.

Ia berharap melalui festival ini, sektor ekonomi kreatif dan kuliner di Takalar dapat terus berkembang dan menjadi motor penggerak perekonomian daerah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disparpora Takalar, Agriana,  selaku Ketua Panitia, menyampaikan bahwa festival ini digelar selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Februari 2026.

Menurutnya, kegiatan ini melibatkan puluhan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor, seperti kuliner, kriya, wastra, fesyen, serta seni dan budaya dari seluruh wilayah Kabupaten Takalar.

“Festival ini menjadi salah satu upaya untuk mendorong kemajuan sektor ekonomi kreatif melalui promosi produk, penyediaan sarana pemasaran, serta peningkatan inovasi produk kreatif,” jelas Agriana.

Selain pameran produk, festival ini juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung, seperti lomba memasak, pentas seni, hiburan karaoke, hingga panggung ekspresi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Takalar, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, jajaran Dinas Pariwisata, Ketua Dharma Wanita, serta para pelaku ekonomi kreatif.

Editor : Darwis

Pos terkait